Kendari Berada di Posisi Memprihatinkan

KENDARI|GEPEJI-Kondisi Kota Kendari tengah berada di posisi yang memprihatinkan. Pasalnya, ibukota provinsi saat ini, berada di rangking pertama dunia untuk penderita penyakit TB terbanyak. Dahulu, Kendari berada di posisi ke 5, kemudian naik ranking 3, terus naik lagi pada ranking 2, dan sekarang berada diranking satu terbesar di dunia.
Olehnya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Kesehatan tengah fokus melakukan aktivasi, khususnya untuk penyakit TB. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahmi Ningrum saat menghadiri monitoring dan evaluasi program TB Kota Kendari, di Atomy Hotel Kendari, Selasa 19 Oktober 2017.

“Kami mengundang ketua komisi C DPRD Kota Kendari, Bapeda, Dinkes, dan pemeberdayaan masyarakat. Instansi itulah yang banyak berperan dalam pengambilan kebijakan dalam upaya-upaya penanggulangan TB di Kota Kendari” jelasnya.

“Memang sekarang sudah mulai ditemukan TB-MDR untuk Kota Kendari ada 20, TB-MDR adalah multi gerak resisten,” tuturnya.

Rahmi menjelaskan, orang yang terkena penyakit TB tapi sudah resisten terhadap obat TB dan sangat inveksius pengobatannya jangka panjang, dibutuhkan keteraturan dan kedisiplinan yang sangat tinggi, karena memang betul-betul selama dua bulan terus-menerus setiap hari harus disuntik.

Lanjutnya, belum lagi nanti sambung obat setiap hari selama enam bulan. Jadi, tahap awal yang harua dilakukan yakni bagaimana menyadarkan masyarakat yang terkena TB tersebut, untuk bertanggung jawab terhadap penyakitnya.

“Artinya, kalau dia batuk atau membuang dahak itu tidak disembarang tempat, kalau batuk itu ditutup, karena apalagi kalau TB MDR ini sangat inveksius,” jelasnya.

Wanita berhijab ini menyebutkan, TB merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, dan proses penularannya melalui udara.

“Jadi penyakit ini bisa saja ditularkan dari lingkungan yang tidak kondusif. Bisa saja, ada penderita TB tinggal dirumah yang sirkulasi udaranya kurang, tertutup, gelap dan disitu banyak yang tinggal dan seterusnya,” pungkasnya.

sumber: tenggaranews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kendari Berada di Posisi Memprihatinkan"