Hati-Hati, Ini Yang Akan Terjadi Jika Segelintir Penguasa Ekonomi Indonesia Bermasalah

Saat ini 40% aset nasional dikuasai oleh 1% penduduk. Sedangkan tanah sebanyak 65% dikuasai oleh 1% penduduk tersebut. Dapat dibayangkan, jika ada kegoncangan yang dialami segelintir penguasa ekonomi bangsa ini, maka negara ini akan goyah.


"Itu sebabnya, kita perlu gerakan ekonomi rakyat sehingga pemerataan terjadi. Rakyat harus dapat mengakses sumber-sumber kesejahteraan," kata Ketua Umum PP/LT Syarikat Islam, Hamdan Zoelva.

Pernyataan Hamdan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan perwakilan pengurus Koperasi Perdagangan Syarikat Islam (KOPPSI) Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara di Aula Kantor Dagang Syarikat Islam Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat Sabtu (26/8/2017) sore.

Pada kesempatan itu hadir sebanyak 25 orang pengurus KOPPSI. Pertemuan itu sendiri mendiskusikan penguatan koperasi di kalangan kaum Syarikat Islam sebagai ujung tombak dari gerakan Dakwah Ekonomi.

Kata Hamdan, melalui kebangkitan ekonomi, rakyat bangsa ini akan memerankan fungsi penting dalam penguatan ketahanan nasional.

"Hanya dengan menguasai ekonomi, maka politik akan ikut," kata Handan.

Pada kesempatan tersebut, mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini juga menyampaikan komitmen Syarikat Islam terhadap pembangunan ekonomi.

"Sebagai sebuah warisan dari pendahulu Syarikat Islam, kita bertanggung jawab mengembangkan kemandirian hidup di bidang ekonomi," tegas Hamdan Zoelva.

Kata Hamdan, salah satu asas penting Syarikat Islam adalah sosial ekonomi. Senentara sktor lain lanjut dia, telah diperankan oleh ormas lain.

"Di bidang pendidikan dan kesehatan telah menjadi fokus kerja Muhammadiyah, dan pembinaan pendidikan di pondok pesantren menjadi wilayah Nahdlatul 'Ulama. Syarikat Islam tidak lagi akan menjadi partai politik, namun berupaya mengambil kekuatan politik melalui gerakan ekonomi," sebut Hamdan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Wilayah Syarikat Islam DKI Jakarta, Mayjen TNI Purn Suprapto.

Dalam sambutannya, Suprapto memberi motivasi kepada para peserta untuk bersungguh-sungguh mengembangkan koperasi Syarikat Islam.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pembicaraan antara Koperasi Perdagangan Syarikat Islam (KOPPSI) DKI Jakarta dengan sebuah perusahaan internasional, Gano Wordwide.

Perusahaan yang berbasis di Malaysia ini bergerak di bidang makanan dan minuman kesehatan berbahan dasar jamur Ganoderma.

Kehadiran Kepala Perwakilan Gano Worldwide, Mr Sjahroel di Kantor Dagang Syarikat Islam pada 24-08-2017 tersebut adalah tindak lanjut kunjungan Pimpinan Wilayah Syarikat Islam DKI Jakarta ke pusat perusahaan tersebut di Kedah, Malaysia, dua pekan lalu.

Perusahaan yang sudah beroperasi di 102 negara tersebut melihat potensi Syarikat Islam sebagai mitra strategis untuk pemasaran produk kesehatan tersebut.

"Nanti akan kita diskusikan lebih lanjut,  untuk mencapai harapan itu kita perlu berikan dukungan bersama. Kita yakin akan berlaku dalam waktu tak lama lagi." pungkas Syahroel. (rls)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hati-Hati, Ini Yang Akan Terjadi Jika Segelintir Penguasa Ekonomi Indonesia Bermasalah"