Transmigran Asal Jawa Timur dan BantenTiba di PUS

MAMBI, PUS -- Sebanyak 75 kepala keluarga transmigran asal Jawa Timur dan Banten tiba di Pitu Ulunna Salu (PUS). Mereka tiba di Keppe, Desa Rantebulahan, Jumat (16/12) dan ditampung sementara di halaman Sekolah Dasar sambil menunggu pemberangkatan menuju ke lokasi.

Menurut keterangan seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Kependudukan Kabaupaten Mamasa, Yance Demmarua, yang diperbantukan melakukan penjagaan di tempat penampungan sementara di halaman SD Negeri Rantebulahan Kecamatan Mambi,  para transmigran tersebut akan ditempatkan di Passembuk Desa Botteng Kecamatan Mehalaan.

Di lokasi tersebut, menurut Yance, telah disiapkan tempat yang dilengkapi fasilitas untuk mereka memulai kehidupannya di tempat yang baru.

Sebelumnya, kata Yance, para transmigran dengan jumlah total 196 jiwa tersebut tiba di pelabuhan Pare Pare pada hari Kamis. Mereka yang datang dengan barang bawaan segala macam alat perabot rumah tangga termasuk sepeda, kemudian dijemput dan diantar langsung oleh staf dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Sulawesi Barat sampai di Keppe Desa Rantebulahan.

Karena medan jalan menuju ke lokasi yang cukup berat dan hanya bisa dilalui mobil hardtop, mereka terpaksa tidak bisa diangkut sekaligus dengan barang-barang bawaannya sehingga harus ditampung sementara di halaman sekolah sambil menunggu giliran diangkut ke lokasi.

Subscribe to receive free email updates: