Pabrik Minyak Nilam di Mambi Mulai Berproduksi

MAMBI, PUS -- Petani yang mengembangkan tanaman nilam khususnya di kecamatan Mambi dan Aralle, Kabupaten Mamasa kini tak perlu ragu lagi akan hasil panen nilamnya. Pasalnya pabrik penyulingan minyak nilam yang dibangun oleh seorang pengusaha kelahiran Mambi, kini mulai berproduksi. Pabrik itu kini siap menampung dan membeli bahan baku nilam dari petani. Saat ini pabrik yang menggunakan kayu bakar untuk proses penyulingan tersebut memiliki dua tungku penyulingan.

Lebih lamjut penjaga pabrik mengatkan, hasil penyulingan di pabrik yang merupakan milik seorang pengusaha dan juga pelaut ini, sari minyak nilam hasil dari pabrik selanjutnya dijual ke beberapa negara seperti Singapura, Philipina dan Taiwan dengan harga Rp400 ribu hingga Rp700ribu, per kilo sari minyak nilam.

Sementara itu harga nilam kering ditingkat petani di kecamatan Aralle dan Mambi sendiri saat ini, masih bervariasi. Hamsah, salah seorang petani mengatakan, saat ini harga nilam masih terbilang murah.

“Pemilik pabrik membeli nilam dari petani dengan harga Rp4000 per kilogram jika langsung dibawa ke pabrik. Namun kalau pedagang pengumpul mendatangi petani maka harganya bisa lebih murah. Itu juga tergantung tingkat kadar airnya.”ujar Hamsah.

Kata Hamsah, meski tanaman nilam baru sekitar dua tahun terakhir mulai dikembangkan namun panen nilam ditempatnya cukup melimpah, hal ini disebabkan karena tanaman ini tidak membutuhkan pemeliharaan khusus.

Subscribe to receive free email updates: