Ini Cerita Orang Tua Mahasiswa Penerima Bidikmisi di Stikes BBM

MAJENE - Orang tua mahasiswa calon peserta Bidikmisi dari Stikes Bina Bangsa Majene yang dikunjungi rumahnya oleh Tim Verifikasi dari Kopertis Wilyah IX Sulawesi mengaku sangat bersyukur dan berterimah kasih karena anaknya terpilih sebagai penerima.

Calon peserta penerima Bidikmisi sedang mengisi formulir rekening pribadi

"Saya sangat bersyukur sekali Pak. Karena sebenarya saya sudah berfikir mungkin anakku tidak akan bisa kuliah," katanya.

Pikiran itu muncul ia akui karena mengingat dirinya hanya nelayan kecil yang sehari-hari hanya menangkap ikan dengan alat tradisional.

Tetapi karena melihat kemauan anaknya untuk kuliah yang sangat besar, maka dengan modal nekad ia menuruti saja kemauan anaknya untuk lanjut kuliah di Stikes BBM.

"Dia selalu bilang mau kuliah di Stikes BBM ambil jurusan kebidanan. Akhirnya saya turuti kemauannya dan ternyata mungkin sudah rezekinya, di Stikes BBM dia dapat beasiswa. Alhamdulillah terimahkasih banyak Pak," ujarnya kepada Tim verifikasi.

Tim verifikasi Dari Kopertis wilyah IX juga mendapati orang tua peserta Bidikmisi ini masih tinggal serumah dengan orang tuanya.

"Saya di sini masih numpang sama orang tua. Rumah kami dulu terbakar," katanya.

Tim dari Kopertis berkunjung ke rumah orang tua mahasiswa calon penerima Bidikmisi ini untuk memastikan bahwa calon peserta yang telah lolos namanya masuk sebagai penerimah Bidikmisi tahun 2017 dari Kampus Stikes BBM tersebut memang layak sesuai data yang dituliskan pada saat pengisian secara on line.

Ketua Stikes BBM Zulkifli mengatakan, kunjungan Tim Verifikasi ini sekaligus untuk memberikan penjelasan langsung kepada peserta tentang tujuan dan peruntukan program Bidikmisi yang tentunya untuk menunjang kepentingan study mahasiswa.

"Sebagai ketua, saya juga sangat bersyukur dan berterimah kasih karena tahun ini kembali dipercaya oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Riset Tehnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Kopertis Wilaya IX Sulawesi sebagai penerima dan pengelolah Bidikmisi," kata Zulkifli.

Menurut pria kelahiran Aralle Kabupaten Mamasa ini, dari 344 Perguruan Tinggi Swasta yang ada di lingkup Kopertis IX Sulawesi, hanya 155 yang diberi kepercayaan sebagai penerimah Bidikmisi tahun ini termasuk Stikes BBM.

"Walaupun kuotanya masih terbilang kecil, tapi tetap harus bersyukur karena menurut tim yang datang, ada Perguruan Tinggi yang hanya dapat kuota  3 atau 4 mahasiswa saja," ujar Zulkifli. (gp).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Cerita Orang Tua Mahasiswa Penerima Bidikmisi di Stikes BBM"